Siapa bilang itu tak tampak...
Sebenarnya itu adalah jejak...
Meski jejak yang tak terlihat..
Bukan sebuah mahakarya lalu kau berkata "sungguh luar biasa dia"
Tapi ada mereka yang super luar biasa yang berada dibalik layar sana..
Mereka tidak ingin berkalungkan pujian dari semua..
tak ingin diumumkan bahwa mereka yang berkarya..
tak usah juga diberi award kalau mereka sangat berjasa...
dan tak perlu diposisikan pada jabatan yang membuatnya gagah perkasa..
Mereka hanya meminta, kenang saja mereka, ingatlah mereka bahwa mereka itu ada...
bahwa mereka mempunyai jejak...
walau jejak karya yang tak terlihat..
Rasakan kehadiran mereka meski tak ada bekas aroma yang tercium..
Mereka hanya segelintir, tapi mau berkarya..
Mereka bukan sebuah kepentingan...
Mereka tak menyandang agenda siapa-siapa...
Yang mereka tahu,mereka hanya berkarya...
Meruahkan semua kreasi jiwa..
Menggoreskan di kanvas maya ...
Bukan mereka minder untuk bisa terlihat..
bukan mereka malu karena tak menghasilkan dalam bentuk mahakarya...
karena mereka terlalu jujur dalam berkreasi..
Ya, itulah mereka si jejak-jejak yang tak terlihat..
Bukan iseng dan bukan karena ga' ada kerjaan aku menggoreskan tulisan ke blog ini..Sengaja aku luangkan waktu untuk menuangkan semua gundah gulana, kecewa, cemas, bahagia, dan rasa bangga.
Kecewa karena diri sendiri belum mampu menjadi wanita dewasa yang arif dan bijaksana. seiring bertambahnya usia, kini aku masih berjalan belum menentukan arah hidup ini seperti apa.Memang banyak yang bilang jalani saja hidup ini seperti air yang mengalir..tapi menurut saya jika kita tidak mengendalikan air,,arus yang akan mengendalikan kita..
Cemas karena belum begitu banyak memberikan hal terbaik untuk Sang "Couple" tercinta.Alunan nada bahagia dan bangga aku hadiahkan untuk mereka berdua. Penopang semangat hidupku. Semua yang terindah telah diberikannya hingga saat ini aku berdiri menatap semua jendela-jendela kehidupan yang dibaliknya menunggu masa depan-masa depan yang dibiarkannya aku untuk memilih jendela mana yang akan aku hinggapi. Kini ditengah kegamangan hidup, berusaha tegar dan jalani hidup ini dengan optimis dan positif.
Pagi ini aku kado kan teruntuk Ayah tercinta yang aku panggil "Apa". Aku kembali mengingat dimensi waktu 20 tahun silam..saat itu "Apa" adalah sosok yang sangat dan selalu memanjakan aku..Disaat itu umurku 3 tahun..memang tidak banyak yang aku ingat, namun satu hal yang melekat, hari-hari itu adalah hari - hari dimana aku menjadi anak yang paling bungsu dan menjadi satu-satunya adik perempuan dari kedua abang-abangku.."Apa" begitu menyayangi aku dan rasa sayang beliau sangat terlebih ke ni, kalau dipikir sekarang, hal itu sangatlah wajar namun kalo memikirnya makai otak pada zaman kanak-kanak hal itu sangatlah luar biasa, bisa mengalahkan abang-abangku dan itu menjadi kebanggaan sekali bagiku. Apa saja yang aku kadukan ke "Apa" selalu dituruti "Apa", sebegitunya sayang "Apa" ke Ni.
Sendiri Menyepi..
Tenggelam dalam renungan
Ada apa aku seakan kujauh dari ketenangan
perlahan kucari, mengapa diriku hampa…
mungkin ada salah, mungkin ku tersesat,
mungkin dan mungkin lagi…
Oh Tuhan aku merasa
sendiri menyepi
ingin ku menangis, menyesali diri, mengapa terjadi
sampai kapan ku begini
resah tak bertepi
kembalikan aku pada cahayaMu yang sempat menyala
benderang di hidupku..
Perlahan kucari, mengapa diriku hampa
mungkin ada salah mungkin ku tersesat,
mungkin dan mungkin lagi
Oh Tuhan aku merasa..
sendiri menyepi…
Ingin ku menangis, menyesali diri, mengapa terjadi
sampai kapan ku begini
resah tak bertepi
kembalikan aku pada cahayaMu yang sempat menyala
Oh Tuhan aku merasaaaaaaaa……
seeeeendiri….aku merasa sendiri..
sampai kapan begini
resah tiada bertepi…Ooohh..
Kuingin cahyaMu
benderang di hidupku..
Bebas bukan berarti lari dari tanggung jawab..bebas bisa mempunyai berjuta makna, rasa dan asa...
Ku bebas hari ini..karena rasa yang mengikat persendianku telah ku runtuhkan...
Ku bebas hari ini karena asa yang ku bangun dari pasir halus kehidupan berangsur menjadi kerikil kuat dan menghentakkan..
Ku bebas hari ini karena cermin yang kulihat tak lagi menyembunyikan siapa aku yang pemalu...
Ku bebas hari ini karena tatapanku yang nanar kini tajam menukik kedepan menyoroti seantaro panggung kehidupan..
Ku bebas hari ini karena mulutku yang gugu kini memulai kelancarannya berderai seperti jatuhan serpihan butiran-butiran salju yang perlahan..
Ku bebas hari ini karena perlahan beban pundakku telah ku ceraiberaikan layaknya tameng besar yang diledakkan petasan..
Kini ku bisa sedikit menggerakkan sayap..tak kuhiraukan pekikan yang menahanku...tak kuhiraukan
kecaman yang semakin menyeretku...kini ku bebas...
Yang ada hanyalah perjalanan ini milikku...Podium kehidupan ini akan ku design dengan semangatku...
Yang ku tahu ku hanya percaya padaNYA yang SATU..
Ku bebas hari ini...mengekspresikan dunia yang semula hanya kertas buram..Ku akan beli pewarna kehidupan dengan prosesku..Setiap persinggahan stasiun kehidupanku akan ku pakukan jejakku..
Biarkan pelangi senja menemaniku hingga celah langit tersibak senyum untukku..Disana lembayungpun telah menungguku...hingga akhir nanti aku beristirahat tenang sampai matahari terbenam dan menyurukkan wajahnya menuju ke peraduan abadi..
UNIKnya Mempelajari Gen Beserta Karakteristik yang Dibangunnya dari dalam Diri.
Sudah tidak asing lagi mendengar istilah Gen. kata-kata ini tidak lagi hanya menjadi kosakata dari orang-orang sains, tapi sudah menjadi kosakata bagi semua orang. Siapa yang tidak mengenal gen?
Sudah pasti kita mengenal istilah gen karena istilah ini sudah sejak kita lahir tersandang di diri kita.
Lalu apa uniknya mempelajari gen? Subhanallah. Sesungguhnya Allah itu benar-benar maha kuasa atas segala-galanya. Bayangkan gen yang berukuran sangat kecil mampu menyimpan beribu-ribu informasi genetika di dalamnya. Kalau diibaratkan dengan sebuah alat penyimpan data, mungkin gen adalah alat penyimpan data yang tiada tandingannya dan paling akurat.
Gen diwariskan melalui persilangan dengan menghasilkan keturunan. Sudah pasti struktur genetika kita yang sekarang ada di dalam tubuh ini adalah warisan orang tua kita. Separo berasal dari bapak, dan separonya dari ibu. Demikian pula yang dimiliki oleh orang tua kita, berasal dari orang tua mereka, separo dari bapaknya, separo dari ibunya. Demikian selanjutnya. Struktur genetika kita itu mengandung gen-gen nenek moyang kita. Entah berapa persen dari yang ada pada diri kita itu, adalah gennya manusia pertama. Wallahuallam.
Dahsyatnya lagi, ternyata gen selain alat penyimpan informasi genetik,
juga sebagai alat perekam.
Kok bisa?bukankah sejauh yang kita tahu gen hanya mewarisi
sifat-sifat dasar bahkan sifat fisik saja
atau yang dikenal sebagai sifat fenotip yang biasa tampak pada kita?
Dulu dikira begitu.
Dikira gen-gen di dalam tubuh kita ini hanya mewariskan sifat-sifat
dasar bahkan hanya sifat fisik saja.
Ternyata suatu penelitian menyatakan bahwa struktur gen kita
ternyata bisa merekam berbagai kebiasaan
dan tingkah laku yang kita miliki. Gen merekam karakter dan watak.
Gen merekam pola piker bahkan merekam berbagai sifat yang secara
berulang-ulang kita lakukan dalam hidup kita.
Dari sebuah literatur yang saya baca, bahkan kebiasaan tertawapun berpengaruh dan
terekam di dalam struktur gen kita yang kemudian diwariskan ke anak cucu kita.
Pernahkan kita melihat seseorang yang
kebiasaan tertawanya dan kebiasaan marah-marahnya sama dengan orang tuanya.
Yang sering terlihat adalah kebiasaan anak perempuan yang sama dengan kebiasaan ibunya.
Sedikit banyaknya, hal ini benar-benar mengubah cara pandang kita terhadap gen.
Bahwa kualitas gen sangat dipengaruhi oleh bukan hanya kualitas fisik,
melainkan juga sikap mentalyang kita jalani semasa hidup.
Didalam diri kita ini tersimpan berbagai macam energi gen. ada energi
positif dan energi negatifnya. Itu tergantung kita yang memanfaatkannya.
Jika kita senantiasa bersikap baik tentu akan menghasilkan mekanisme yang bisa
mempengaruhi gen-gen kita
agar berkualitas baik pula dan disinilah energi positif tadi akan teraktifkan.
Menariknya, berpikir positif bisa menyalakan gen-gen positif.
Sedangkan berpikir negatif bakal menyalakan gen-gen negatif.
Lalu bagaimana faktor genetik dapat membangun karakteristik seseorang?
apakah benar gen lebih dominan dalam penentuan karakter seseorang?
Pertanyaan yang sangat menarik dan saya yakin banyak diantara kita
yang ingin tahu kejelasannya.
Manusia adalah makhluk yangbebas dalam mencari jalan nasibnya.
Dari sisi lain, manusia ditentukan oleh garis keturunannya.
Dikatakan bahwa orang tua tidak hanya menurunkan sifat-sifat lahiriah
pada seorang anak,
namun juga bisa melahirkan karakter si anak yang mencakup
sisi kebaikan dan keburukan.
Lho berarti benar dominasi gen lebih besar dalam menentukan karakter kita itu?
Pada dasarnya, setiap karakter yang terpancar dari dalam diri kita adalah
sifat bawaan yang telah diturunkan secara genetika oleh kedua orang tua kita.
Gen tersebut akan mempengaruhi setiap karakter kita.
Namun sedikit pencerahan buat kita, ternyata dominasi gen hanya beberapa persen saja
dibandingkan dominasi dari faktor lingkungan.
Walaupun pada dasarnya genlah yang membangun karakter
setiap manusia tetapi faktor lingkunganlah yang
akan memberi pengaruh bagaimana nantinya kita bersikap dan berkarakter.
Jadi, selain faktor genetik
sebagai faktor yang berpengaruh, juga terdapat faktor lainnya yang sangat bekerja
aktif pada diri manusia,
diantara yang terpenting adalah lingkungan. Karakter yang telah ada karena
turunan genetika
dapat kita ubah sesuai dengan keadaan lingkungan kita.
Lingkungan yang mempengaruhinyapun dapat kita bagi menjadi dua
yaitu lingkungan yang berasal dari
diri kita sendiri atau yang dikenal dengan keinginan hati untuk mengubah
karakter tersebut
dan lingkungan yang berasal dari sekitar kita seperti dimana kita tinggal, pergaulan, dsb.
Islam mengajarkan bahwa seseorang dalam kondisinya bebas memilih untuk
merubah karakternya.
Seseorang yang memiliki karakter jahat sekalipun bisa berubah baik jika
lingkungan hatinya menuntut dia
untuk berubah baik dan lingkungan pergaulannya juga menuntut hal demikian.
Jelas disini kita banyak membahas mengenai gen, keunikannya, serta pengaruhnya
dalam membangun karakter kita.
Dengan adanya gen yang menbangun karakter dan dikombinasikan dengan
pengaruh lingkungan dan ikhtiar
yang baik semoga saja membuat energi positif dari gen yang telah diwariskan
kepada kita terpancarkan
dan kita bisa menjadi pribadi yang memiliki karakter yang baik dan sesuai yang
nennydarmayanti@gmail.com. Diberdayakan oleh Blogger.
Moshi
.بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Ku ucapkan Selamat datang di Blog mungil ku ini.. Blog yang kuisi dengan tulisan-tulisan sederhana ini sangat berharap akan kedatangan sahabat semua... Meski hanya singgah sebentar atau sekedar lirik-lirik ..juga tak apa...Mengapa??karena kehadiran sahabat disini akan menjadi salah satu bukti pengikat silaturrahmi kita... iSI bLog ini sangat tidak spesifik karena saya mencampurkan semua tulisan kedalamnya,,,ga ada klasifikasi ...Saya menuangkan kedalam blog ini setiap tulisan yang saya buat yang saat itu lagi mewakili suasana hati atau pun tulisan - tulisan yang sudah lama saya bikin namun tak sempat dipostingkan,,atau tugas-tugas kuliah yang sayang kalo cuma dibiarkan mangkal di file laptop..itupun syukur kalo sering tertengok di file,,kalo nggak,,bisa-bisa tu tugas udah gak terdeteksi lagi riwayat hidupnya,,,hehe O iya,,,kalo sahabat semua sempat datang, atau lirik2, atau sekedar numpang lewat,,,jangan lupa bubuhin bukti kunjungannya ya,,,,cara dan perlakuannya terserah sahabat saja..asal gak ngasal aja,,,
Salam Damay
Nenny Darmayanti
" bukan seberapa banyak yang telah kita capai "
"tapi seberapa banyak kita telah bersyukur"
Berjalan tanpa batas waktu...sang waktu mengalir tanpa ada kata "istirahat sejenak" maupun "istirahat ditempat", bisakah kita mengayuh dayung kehidupan agar terus melaju pada terminal masing-masing hidup??? Proses apa yang akan kita pilih?? Jalan kehidupan hanyalah 2, karena Allah menciptakan sesuatu secara berlawanan, baikkah atau burukkah pilihan jalan itu??
Bismillahirrahmaanirrahiim... MengingatNYA adalah pelepas rindu yang tiada tara.. Membaca surat cintaNYA adalah obat dari penawar rindu itu... semua tertera jelas dan bukti bahwa sungguh DIA begitu mencintai semua umat manusia,,,surat cinta yang tiada bisa satupun mausia menirunya...surat cinta yang berisi semua petunjuk hidup dan mati kita...surat cinta yang bahasanya sungguh indah...
..^_^.. ..Saya dulunya seorang mahasiswi jurusan biologi fmipa unand angkatan 2007...dan telah 4 tahun lebih berjuang menapaki sisi hijau kampus ini..bagi saya adalah suatu kesyukuran bisa menjadi seorang biolog...saya banyak mengenal alam ciptaan Allah..Di biologi saya tidak hanya diajarkan materi diruang kuliah saja,,kita tidak diajar menjadi orang yang material...berusaha menemukan sendiri teori tersebut lewat alam..melalui perkuliahan lapangan,, ternyata kami bisa belajar islam di alam .. tafakkur alam..saya merasa bahwa melalui biologi, saya seperti membaca ayat-ayat Allah, membaca ayat-ayat semestaNYA...Subhanallah..ilmu biologi bagi saya adalah ilmu yang mendekatkan saya pada Ayat-Ayat Allah dan sekaligus ilmu yang membuktikan akan kebesaran Allah..