★fiancee★  

Posted by: Unknown in

malam ini semua terlihat sibuk. tentunya yang paling sibuk adalah ibu..
dari kemarin ibu kucluk kucluk (pergi pergi) kian kemari ditemani Appa..
saya perhatikan, ibu banyak kehilangan konsentrasinya beberapa hari ini..
puncaknya jumat siang kemarin..
ibu sepertinya dilanda deg degan hebat...sampai sampai maksud hatinya hendak menuangkan air ke gelas, eh malah makanannya yang disirami..untung makanannya tak sampai kebanjiran..jadi masih tetap bisa dimakan..hekhekhek

saya senyam senyum saja melihat tingkah ibu pada saat itu..karena saya sudah tahu kalo ibu sedang dagdigdug..
soalnya beberapa hari lagi bakalan ada keramaian..sebenarnya dirumah juga sering ada keramaian seperti syukuran atau makan bersama dengan adik2 panti asuhan..
namun kali ini acaranya berbeda..
ini kali pertamanya bagi keluarga saya terutama bagi ibu selaku pengelola utama perdapuran rumah tangga dalam setiap acara...
apalagi ini adalah acara untuk menyepakati semua proses menuju pernikahan bagi kakak saya yang pertama..
saya juga tidak terlalu memahami seperti apa acara ini..yang jelas saya ketahui bahwa dalam acara ini bakalan ada dari pihak keluarga tunangannya yang datang rame ke rumah..
mungkin dalam acara ini akan ditentukan tanggal pernikahannya atau pembicaraan kedua kluarga...
namun yang jelas..keluarga saya sebagai penerima kedatangan..tentu berusaha mempersiapkan segala halnya dengan baik..
ternyata wajar ibu saya semakin dagdigdug menjelang hari H nya..toh juga sayapun hampir sama perasaannya dengan ibu..hehe
saya berharap semua prosesnya lancar..
dan kakak saya benar benar berjodoh dengan calonnya...
dan satu hal yang bisa saya prediksi setelah acara ini..
ibuk ibuk dapuran yang biasa ngebantu kalo setiap ada acara di daerah saya (yangpastinya tetangga dan kerabat) bakaaalan nyeletuk ke ibu saya " anak ibuk na surang ko dak sakalian bareng jo kakaknyo ko buk??" sambil mereka tersenyum ke arah saya...
kenapa itu prediksi saya??
karena pernyataan seperti itu acapkali singgah ditelinga saya sejak mereka mendengar kabar kakak saya akan ada lamaran. saya yang sebagai objek candaan tuh ibuk ibuk bisanya cuma nyengir kuda sambil memutar mata ke lantai sambil berucap #doakan saja buk saya bertemu jodoh saya..hhee..
yahh..bagi saya itu celetukan siibuk ibuk sekaligus adalah doa untuk saya supaya segera menikah...mudah mudahansaja setelah kakak saya..giliran saya yang Allah datangkan jodoh..aamiin..hehe
(#siapajodohkutuhan????)
oke next..kembali ke topik...
besok pagi bakalan ada acara masak masak...karena sorenya bakalan datang calon besannya ibu...prikitiw
pagi pagi besok akan sangat sibuk...
terutama saya dan ibu..
dan semakin larut saya mengetik, semakin tak karuan ocehan saya...
saya harus hentikan paksa catatan tak penting ini ...

sekian, oyasumi, ZzZZzzzzzz

rasa syukur itu..  

Posted by: Unknown in

pernah suatu ketika saya merasa seperti pecundang..menyesali banyak hal dalam hidup saya..terkadang juga mengeluhi sesuatu yang diluar keinginan saya..
mungkin pernah juga tanpa saya sadari terlontar kata membandingkan diri dengan orang lain yang pada akhirnya akan mendeskreditkan saya seperti seseorang yang kufur akan nikmat..
namun pada akhirnya saya mulai menyadari..★

benar saja..
tidak perlulah membanding-bandingkan apa yang orang lain telah capai, lalu timbul niat menyaingi untuk dapat pencapaian yang sama pula bahkan ingin lebih
darinya..pada dasarnya sebuah pencapaian bukanlah penonjolan sebuah rasa ego .. namun perjuangan masing-masing diri dengan selalu menyertakan nama Tuhannya..
atau melihat ke sekeliling yang jauh memprihatinkan keadaannya yang dipikir selama ini dirilah yang memprihatinkan..lalu dengan begitu barulah terucap syukur atasrezkinya...
Bukan i t u ✘
cukup dengan melihat ke dalam diri..bahwasanya Allah telah membekali setiap kita dengan segala potensi diri..dan diberi curahan rezki serta di biarkan kita mengolah rezki dan potensi diri itu..dengan terus berusaha menemukan lentera yang mampu menuntun diri menuju pencapaiannya..sambil menunggu bagaimana putusanNYA atas semua itu.
dan cukup dengan tidak mengeluh terhadap apa yang terjadi dengan diri dan tetap berprasangka baik kepada Allah tanpa perlu membandingkan antara kehidupan dan capaian orang lain dengan keadaan kita..maka dengan begitu diri senantiasa memiliki rasa syukur itu..
tidak hanya bersyukur atas rezki saja..tapi juga bersyukur atas kesusahan dan kepahitan yang diujikan...

★damay
pancarobadibulan mei


★maaf★  

Posted by: Unknown in

bukan akhir seperti ini!

saya sungguh minta maaf jika ada kata, perbuatan, atau candaan saya yang pernah menyakiti hati ..

maaf jika saya pernah terlupa untuk menepati sebuah janji..atau saya yang tak pandai untuk menangkap maksud hati..

maaf saya untuk semua interaksi yang terlihat seperti basabasi...itu karena saya yang tidak mahir untuk mengkoneksikan diri..
maafkan segala prasangka..juga maafkan perbuatan saya yang mendatangkan prasangka..

ingatkan saya untuk kesalahan yang belum saya sadari...
meski begitu..kata maaf lebih dulu saya haturkan..
maafkan saya.

saya masih orang yang sama..
maka dari itu tetaplah seperti yang biasanya
Gomen nee...

,,… ★damay

pliss..senyum donkk  【^^Y】







베라잘 한글...  

Posted by: Unknown in

안 녕 하 세 요 ...
저 는 네 니 임 니 다 ...
아 직 잘 못 해 요 한 글 이에 요 
감 사 함 니 다 ..


kanvas buram bocah gelandangan  

Posted by: Unknown in

bocah sepuluh tahun tampak pucat dan bergetar
berjalan menekuk perut
dengan kantong plastik pudar tersembul dibalik saku koyak celana
tak bisa sembunyikan 
pasti dia bocah korban kehidupan
bocah gelandangan
sepanjang terminal hingga stasiun dijejali
demi menyambung hidup untuk hari ini
perut bergetar, lutut goyah, sepotong roti penghibur lambung yang sedang tawuran, mengumpulkan logam rupiahan dari kantong - kantong rapat aneka   
manusia mulai dari kaum papa hingga kaum sosialita
hingga kemarin, selembar koran lusuh halaman tak beraturan diatas meja kedai kopi mengabarkan 'kondisi tragis si penjejal jalanan'
kelaparan
pem'bully'an
kematian

tergolek disudut gelap kota seorang anak gelandangan
dengan satu logam uang seribuan
lutut menekuk perut hingga ke dada
badan dingin, wajah pasi, hingga nadi tak berdenyut lagi





Otanjoubi Okaasan  

Posted by: Unknown in , , ,

Batik untuk Ibu.. Gratuliere Geburstag Muttie..
Otanjoubi Omedetto Gozaimasu, Okaasan..
05/03/013

W3..#Wind, Water, whattt???  

Posted by: Unknown in

Sejumput rumput kering di padang gersang itu masih saja terlihat bahagia, padahal kering telah menggerogotinya hampir kerontang, bahkan tak banyak asa yang bisa melukiskan keberlangsungan hidupnya. Dibalik hamparan ilalang hijau dia masih dengan jumawanya meliuk menarikan tarian alam tanpa peduli akan keadaan. Rupanya ada angin yang menemani sebagai alunan rima irama musik yang tanpa disadari ternyata angin tersebutlah sumber kebahagiaan yang terlihat itu. Angin memang mampu melenakan dan membuat sirumput sejenak melupakan gerogotan kering yang menjalar di tubuhnya. Lalu kepada angin terluahlah rasa cinta. baginya cukup angin, seperti tak butuh apa-apa. Rumput memang beruntung, ditengah kepesimisan mata lain yang memandangnya, dia memiliki angin yang katanya adalah sumber kekuatan hingga ia bisa terus “stay alive".
Namun kini, lambat laun cerita tentang anginpun kian hilang seiring angin tak lagi datang, silih berganti, dan pergi menuju lembah pengembaraan. Rumput mulai tersadar..angin hanya pemberi harapan yang melenakan. Hanya sebagai pelengkap dari fantasi-fantasi akan kehidupan yang ideal. Siapa yang tak akan ternyamankan dengan sepoi yang ditiupkannya pada hamparan kekeringan meski angin hanya menyinggahinya sebentar saja. Namun apa dikata, sirumput yang terlanjur menyenangi keberaaan angin itu jatuh terlalu dalam dan keadaannya semakin menyedihkan. Penungguan yang hanya untuk memenuhi kepuasan khayalannya untuk selalu bisa didatangi angin adalah sia-sia belaka. Meski angin-angin lain dan ilalang mencoba untuk mengajaknya kembali bisa meliuk menari bersama hembusan senandung alam lainnya. Tetap tak bisa meredam harapan rumput. Angin dan rumput seolah tak dapat dipisah.    
Penungguan yang tanpa ujung sepertinya akan berakhir bahagia. Dibalik kisah penungguan rumput, ternyata ada keindahan lain yang hadir tanpa dia duga. Hujan datang membawa butir air yang dengan lembutnya membasahi setiap rongga resapan kehidupan jiwa. Yang dengan perlahannya bergerak menyusuri setiap lekukan ibarat kapiler yang menjangkau sudut terjauh bagian yang bernyawa menghilangkan semua kering yang melanda. Kini hijau rumput adalah tanda bahwa dia telah menemukan sumber kehidupan yang sebenarnya. Ya, Airlah keindahan yang hadir itu. Air telah memberi warna kedamaian pada rumput yang pernah kering itu. air kembali menyuguhkan aroma kelembaban di Padang yang pernah gersang itu. ibarat kerongkongan yang kerontang akhirnya terbasahi juga, melepaskan semua dahaga. lihatlah.. musim semi sebentar lagi akan tiba. benih-benih akan bertunas. tunas akan tumbuh menjadi tumbuhan. dan sang rumput tentu saja akan selalu bersama air. Meski air hanya datang ketika hujan, tapi air tidak pernah meninggalkan rumput, dan selalu bersama rumput berada dalam hati hati si rumput, yakni mengalir melalui pembuluh kehidupannya. Tidak seperti angin yang mudah pergi silih berganti dan melenakan saat sepoinya berbisik.


Damay 9/3/13
Anxurr       
    

nennydarmayanti@gmail.com. Diberdayakan oleh Blogger.