Sebelumnya, silahkan sediakan kantong asoy jika anda mau muntah ketika selesai membacanyabagaimana tidak petaka besar bagi saya, ketika saya sudah kehilangan ide untuk menulis (sok-sok an berlagak penulis, padahal cita-cita kecil mau jadi astronot saja tdk kesampaian,haha). jika dibiarkan penyakit ini, lambat laun akan mencapai tingkat kronis, dan tentu saja akan berakibat fatal yaitu kematian..*kematian yang dimaksud disini dalam konotasinya bukanlah kematian dalam artian yang sebenarnya, oke, anda tahu.
Sayapun cukup terkagum-kagum heran dengan diri saya, kenapa begitu alay mengkhawatirkan masalah hilang ide ini *gubraxx. Ketika saya tanya pada diri saya, " ada begitu banyak jawaban yang menggaung dari nafass saya *komatkamit dan tentu saja saya mencari-cari alasan jawaban yang selalu memperlihatkan bahwasanya saya cool
akhirnya, saya menemukan satu tempat tongkrongan yang maknyoss, yaitu sebuah gedung sebut saja namanya PU..Mulailah saya berangkat dari kos-kosan menyandang sebuah tas ransel butut yang didalamnya komplit laptop, charger, dompet, dan tak ketinggalan botol minum yang setia menemani setiap perjalanan saya.Mulailah saya berjalan dengan keren menuju lokasi yang akan dijadikan tempat saya mencari ide dan "ngetem" lama hanya untuk unjuk jari pada keyboard.
kudendangkan lagu ini, hari ini,tepat sekitar 15 menit perjalanan dengan kendaraan normal, saya sampai di gedung yang dituju. dengan cepat saya memutar
ketendangkan kerikil itu, dalam ringan langkah pijakan
kusiulkan senandung itu, hingga burung-burungpun cemburu pada ku
dalam getar angin senyum simpul melenakanku
slow motion aneka manusia disekeliling aku
dalam paduan bingkai sosok aku yang terlihat ' kerenn
jingkrak - jingkrak kaki malah lebih heboh dari carutmarut jangkrik jangkrik
aku girang melangkah dengan tangan tak melenggang
aku datang
by : kurangkerjaan
